Selasa, 22 Agustus 2017

LUPA RASA MERDEKA

Merdeka hanyalah mitos. Merdeka tidak pernah ada. Tak ada satu zat pun yang mengalami kebebasan, lepas dari segala macam tuntutan dan keterikatan. Merdeka akan ada jika terhubung dengan berbagai benda, sifat, ataupun pekerjaan, dan hubungan tersebut tak bisa dilepaskan.

Bisa saja merasa merdeka dari penjajahan, tetapi langkah disambut dengan aturan-aturan yang terikat dengan bangsa, negara, religi, dunia, dsb. Lalu, selama sandang, pangan, dan papan dianggap sebagai hal pokok, maka sampai kapan pun kehidupan akan terikat dengan alam. Kiranya berbagai tuntutan dan keterikatan merupakan faktor utama dalam pembatalan merdeka. Atau, jika ingin bertindak bodoh demi kepentingan pembuktian adanya merdeka, dengan cara menjadi ateis, anti sosial-politik, atau membuat alat canggih supaya terbebas dari belenggu sandang, pangan, dan papan, maka tetap saja diri menjadi budak dari hasrat, karena merdeka adalah keinginan.

Pada dasarnya manusia adalah hamba. Terlalu naif jika merdeka dianggap ada. Akan menjadi bijak jika hanya satu faktor dijadikan tuan. Dan saya percaya bahwa satu-satunya yang berhak menjadi tuan adalah Tuhan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar