Porsi lebih sinar mentari
Kadang angin malam memaksa pohon menari
Pertanda kemarau menghampiri
Bersiap rindu hujan berhari-hari
Sempat terdengar nada-nada kabur
Ketika hujan membuat tanah subur
Katanya diri dibuat merana
Padahal sikap syukur kurang dibina
Semoga kemarau membuka mata hati
Sadar setiap hal patut disyukuri
Tak ada keluh kesah setiap jiwa
Atau mungkin masih terdengar nada-nada hina
Hujan pandai menyimpan memori
Bersifat melankolis romantis terutama di sore hari
Hampir sama dengan air mata
Penghanyut serpihan luka derita
Kemarau bukan sekadar kumpulan duka
Nikmatnya pagi dan sore selalu terasa
Cerahnya langit malam pun menenangkan dada
Kecuali bagi yang memaksa diri memejamkan mata
Tak salah jika bumi adalah surga dunia
Apapun membuat diri selalu terpana
Beda halnya dengan manusia
Senang pun bisa dibuat merana
-Marwan Hadid-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar