Kesalahan penyajian kopi menambah cerita manis darinya bagiku dan dariku untuknya
Kesalahan fatal yang membuat ceritanya pahit adalah kelemahanku untuk selalu menjaganya tetap manis
Ketidakmampuanku untuk selalu menjaganya tetap ceria seperti matahari terbit bersinar yang tersenyum kepada alam raya
Kekuranganku membiarkan sinarnya tenggelam, bukan karena untuk malam, tapi awan hitam menutupi dirinya yang tulus menerangi alam
Aku lebih suka untuk selalu menyalahkan diri atas tenggelamnya sang terbit
Tidak akan pernah menyalahkan atas kepergiannya untuk tenggelam menyisakan kegelapan yang pahit
Harapanku yang belum sempat hilang atas datangnya kegelapan awan hitam adalah memadamkan kepahitan yang tersisa dengan tetesan air penuh berkah
Bagiku itu tetap indah, walupun sebagian makhluk berakal mulai memandang sebelah mata
Jika diperbolehkan serakah
Aku berharap dimunculkan pelangi setelah tetesan air terakhir di angkasa pada sore hari
Aku akan menikmatinya
Menanggalkan seluruh beban hidup ke timur
Menghadap ke barat menghabiskan waktu manis bersamanya
Pada saat itu, aku akan rela dia tenggelam untuk malam
Keyakinan atas hal itu, bahwa tenggelamnya akan menyisakan peninggalan yang manis
Dia akan mewariskan sinarnya pada bulan
Dan aku akan tegar untuk meneruskan senyuman